kamar depan

-di sudut kamar yang seLaLu penuh dengan kata kata-

seperti lantaitigabelas

aku terduduk di tempat ini, di atap lantai empat gedung ini. menyesap aroma kopi, sesekali menyeruput kehangatan ke sela tenggorokan, sambil menghisap rokok dalam-dalam. aku menunggu senja datang, mengamati langitsore ketika mentari mulai oranye jingga dan mulai terbias di langit warna-warna yang sama. lalu, aku teringat pada dirimu. akankah berdua kita dapat menikmati langit dan pemandangan kota dari ketinggian seperti ini? di atap gedung yang jauh lebih tinggi lagi? seperti janji-janji dan rencana sederhana yang pernah kita utarakan? seperti janji-janji yang mungkin sudah terlupakan?

kamu masih ingat kan? kalau aku sangat menyukai pemandangan dari tempat yang tinggi. semakin tinggi tempat itu maka semakin senang lah aku. kamu juga masih ingat kan? bahwa aku sangat terobsesi untuk mengetahui bagaimana rasanya melompat terjun dari atap gedung yang tinggi. bahwa aku telah memintamu untuk jangan melepaskan genggaman, agar aku tak tiba-tiba melompat menghilang dari pandangan, menuju keabadian, terbang di udara, saat kita berada di gedung tinggi berdua.

tahu tidak, aku berdiri di pinggiran, rasanya seperti terbang. aku rasa, lantaitigabelas akan tetap menjadi salah satu tempat yang harus kudatangi sebelum mati. aku jarang merasa bahagia, tapi di tempat seperti ini, aku menemukan kebahagiaan meski sesaat. tak tahu kan kalau aku tersenyum sendiri sedari tadi?

dan terimakasih telah pernah bercerita padaku tentang lantaitigabelas itu, aku menyukainya. aku pasti akan menjejakkan kaki di sana, melemparkan pandangan ke seluruh penjuru kota. suatu hari, pasti.

aku akan memulai semuanya dari tempat ini. atap lantai empat ini.

Advertisement

5 Responses to seperti lantaitigabelas

  1. Asop 11 August 2011 at 05:50

    Awas jangan terlalu tinggi, nanti dalam keadaan darurat jadi capek sendiri.

  2. rappazu 26 August 2011 at 22:28

    Nico kuuunn…. sashi buriii. hehehe… lama juga nggak bw ke tempatmu. Baguslah… makin rindang blognya. nggak seperti punyaku XD

    Tulisanmu juga semakin matang, kurasa. Dan yang terpenting emang harus terus berkarya. Bener nggak?
    Jaa ne :D

  3. Rumah 29 September 2011 at 09:39

    wah ….
    Lantai 13(?)
    Hati-hati Kawan :D

  4. Dian 4 November 2011 at 16:41

    katanya nih, semakin tinggi lantainya, semakin tinggi tingkat setresnya, karena semakin kuat grafitasinya. ayo.. ayo.. turun..

  5. diketik 6 November 2011 at 10:35

    Kunjungan rutin ke blog ini… hehehe :)
    Saya Abed Saragih mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha
    Diketik

    ditunggu kunjungan dan komentar baliknya :)
    salam persahabatan :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.